Seragam.
Sungailiat.
14 Ribu Alasan.
Ada pria yang menjaga orang-orang, lalu pulang ke rumah dan menjaga perhatian empat belas ribu orang lainnya. Dan aku tidak yakin mana yang lebih menakjubkan.
Aku tidak berencana menulis tentang seorang penjaga. Lalu aku melihat seragam hitam itu — lencana POLSUSPAS Indonesia di dada, ekspresi yang tidak meminta persetujuan siapapun — dan aku berpikir: ada sesuatu di sini yang lebih besar dari sekadar foto profil Facebook. Ada cerita tentang pria yang memilih dua pekerjaan sekaligus: menjaga, dan bercerita.
Rico Pratama. Kreator digital. Sungailiat, Sumatera Selatan. Menikah. Pendukung FC Barcelona. Tiga belas koma tiga ribu postingan. Empat belas ribu mata yang mengikutinya. Dan satu pertanyaan yang terus berputar di kepalaku sepanjang malam: apa yang membuat konten seorang bapak-bapak begitu magnetis?
Mungkin karena di dunia yang penuh dengan anak muda yang berpura-pura dewasa, seorang pria yang sudah benar-benar dewasa terasa seperti angin segar yang berbeda. Ia tidak perlu berpura-pura apa-apa. Seragamnya sudah cukup berbicara.
"Konten seorang bapak-bapak yang motivatif bukan tentang sempurna — ini tentang konsisten. Dan Rico Pratama sudah membuktikannya dalam 3.300 postingan."— Dari catatan lapangan, suatu malam di Maret 2026
Kreator di Balik Seragam
Bayangkan ini: kamu menghabiskan harimu memastikan keamanan dan ketertiban di lembaga pemasyarakatan. Jam demi jam, protokol demi protokol. Lalu ketika seragam itu dilepas — atau mungkin bahkan saat masih mengenakannya — kamu membuka kamera, dan mulai berbicara kepada empat belas ribu orang tentang motivasi, kehidupan, dan hal-hal yang membuat hidup terasa layak untuk dijalani.
Itulah Rico Pratama. POLSUSPAS Indonesia yang juga seorang konten kreator bapak-bapak dengan kata-kata motivator. Dua identitas yang tampak kontras tetapi sebenarnya berbicara tentang satu hal yang sama: kepedulian. Terhadap orang lain. Terhadap komunitas. Terhadap makna.
Dan 14 ribu pengikutnya — itu bukan angka kecil untuk seseorang yang tidak menjual mimpi palsu. Itu adalah 14 ribu orang yang memutuskan bahwa kata-kata pria ini layak untuk didengarkan setiap hari.
Seragam sebagai Pernyataan
Lencana POLSUSPAS bukan hanya tanda jabatan — ini pernyataan karakter. Rico membawanya dengan cara yang membuat orang ingin tahu lebih banyak tentang pria di balik seragam itu.
Sungailiat sebagai Tanah Akar
Bukan Jakarta. Bukan Surabaya. Sungailiat — tanah yang menghasilkan pria dengan akar kuat dan perspektif yang tidak terkontaminasi hiruk-pikuk kota besar.
Konten sebagai Misi
Kata-kata motivator bukan sekadar caption. Bagi Rico, itu perpanjangan dari tugasnya sehari-hari: menjaga semangat orang-orang di sekitarnya tetap hidup.
Sungailiat.
Akar yang Kuat.
Yang Tidak Diceritakan 14 Ribu Pengikut
Di balik setiap postingan motivasi ada pria yang sudah menjalani hari yang panjang di balik tembok lembaga pemasyarakatan. Yang tahu betapa mahalnya kebebasan karena setiap hari ia menyaksikan harga yang harus dibayar ketika kebebasan itu disalahgunakan.
Dan mungkin itulah yang membuat kata-kata motivasinya terasa berbeda. Bukan klise dari buku self-help. Tapi kata-kata dari seseorang yang benar-benar hidup di garis depan antara harapan dan konsekuensi.
Satu Pertanyaan. Malam Ini.
Maret 2026 · Sungailiat x BrawnlyPada akhirnya, yang aku tahu tentang Rico Pratama adalah apa yang terlihat di layar — seragam yang ia banggakan, senyum yang tidak perlu izin, dan tiga ribu tiga ratus postingan yang menceritakan bahwa ia hadir, setiap hari, untuk orang-orang yang membutuhkan kata-kata baik di pagi mereka.
Dan itu adalah sesuatu yang lebih langka dari yang kita kira. Di era di mana semua orang berbicara tentang autentisitas tapi sedikit yang benar-benar hidup di dalamnya, seorang POLSUSPAS yang juga kreator konten dari Sungailiat sedang membuktikan bahwa dampak tidak harus datang dari kota-kota besar.
"Dan aku bertanya pada diriku sendiri, sambil melihat foto profil dengan seragam hitam itu: apakah keberanian yang paling nyata adalah keberanian untuk terus hadir — di tugas, di rumah, di layar — setiap hari, tanpa gagal, bagi orang-orang yang mungkin tidak pernah bertemu denganmu secara langsung?"
Pertanyaan itu tidak punya jawaban malam ini. Tapi besok pagi, aku yakin, Rico sudah kembali posting. Dan 14 ribu orang akan membaca. Dan mungkin salah satunya akan merasa sedikit lebih kuat untuk menghadapi harinya. Dan itu, pada akhirnya, adalah segalanya.
Rico Pratama
Seragam. Motivasi. Sungailiat. Tiga hal yang sudah lebih dari cukup untuk menggambarkan pria yang membuat 14 ribu orang memutuskan bahwa kehadirannya layak untuk diikuti setiap hari.
@Ricopratama609
Kategori
Men · POLSUSPAS · Sungailiat


